Investasi Reksadana di OVO Invest, Bisa Jual Instan

OVO Invest reksadana

Perusahaan e-wallet Indonesia mulai berlomba menggarap pasar investasi reksadana.

Gak heran sih, mengingat potensinya masih gede banget.

Per 27 Oktober 2020, KSEI mencatat jumlah investor reksadana baru menyentuh angka 2,7 juta single investor identification (SID).

Meski meningkat sebanyak 1 juta SID dari tahun sebelumnya, jumlah itu baru sekitar 0,9% dari total penduduk Indonesia. 

Setelah LinkAja feat Bibit meluncurkan layanan investasi reksadana pada 2020, kini giliran OVO ikut meramaikan peta persaingan.

Baca Selengkapnya

Review Bibit: Beli Reksadana Online Dibantu Robo Advisor

Saya mulai menggunakan Bibit sejak Juni 2020. Saya termasuk dari sekian banyak investor baru yang dijuluki “investor generasi pandemi” (ledekan yang sesekali bikin ngakak sendiri).

Ada tiga alasan saya memilih si hijau saat itu: tampilan sederhana, pendaftaran mudah, dan Robo Advisor — fitur rekomendasi pintar dan rebalancing portofolio.

Selama menggunakan Bibit, saya punya kesan campur aduk. Saya senang sekaligus benci terhadap aplikasi ini.

Baca Selengkapnya

Feed Sharing: Fitur DANA yang Rawan Masalah Privasi

Feed Sharing DANA - Persoalan Privasi E-Wallet

Entah apa yang ada di benak DANA saat meluncurkan Feed Sharing. Selain gak guna, fitur ini freak dan potensial menimbulkan masalah privasi.

Feed Sharing bekerja layaknya feed media sosial yang memungkinkan pengguna membagikan aktivitas dan informasi di aplikasi DANA kepada pengguna lain. Dengan mengaktifkan fitur ini, pengguna secara otomatis mengikuti aktivitas pengguna lain yang nomor HP-nya tersimpan di kontak. Begitu juga sebaliknya.

Baca Selengkapnya