Review CommBank SmartSaver: Tabungan Digital dengan Biaya Bersahabat

Review CommBank SmartSaver

Pengalaman membuka tabungan SmartSaver berujung antiklimaks. Meski puas dengan online onboarding yang terasa cepat dan aman; sayangnya CommBank belum bisa menghadirkan proses pembuatan dan pengiriman kartu debit yang mulus.

๐Ÿ‘ Fitur unggulan: Goal Saver dan fitur autodebitnya, gratis fee transfer dan biaya admin bulanan, customer service yang responsif dan siap jemput bola menelpon nasabah.
๐Ÿ‘Ž Kelemahan: Gak ada fitur freeze – unfreeze kartu debit, aplikasi sering lemot, proses login kurang seamless.
โค๏ธ Cocok untuk: Mereka yang berpikir Goal Saver adalah satu-satunya hal yang mereka perlukan di dunia ini.

Lompat ke bagian: Tabungan SmartSaver ๐Ÿ‘› โ€” Aplikasi ๐Ÿ“ฑ โ€” Kartu Debit ๐Ÿ’ณ โ€” Keamanan ๐Ÿšจ โ€” Biaya ๐Ÿ’ฒ โ€” Pembukaan rekening ๐Ÿคณ โ€” Penghakiman โš–๏ธ

Tentang CommBank Indonesia ๐Ÿฆ˜

Bank Commonwealth Indonesia adalah anak usaha Commonwealth Bank of Australia, sebuah bank multinasional asal negeri kangguru yang juga beroperasi di Asia, Inggris, Selandia Baru, dan Amerika Serikat.

Bank ini pertama kali beroperasi di Indonesia sebagai entitas perwakilan pada 1992.

Pada tahun 1997, CommBank Australia dan Bank Internasional Indonesia (BII) bekerja sama membentuk perusahaan patungan bernama BII Commonwealth. Nama ini hanya bertahan tiga tahun.

Tahun 2000, BII Commonwealth ganti nama menjadi Bank Commonwealth Indonesia seperti yang kita kenal sekarang.

Lagi ada promosi pembukaan rekening. Kamu bisa pilih promo e-voucher marketplace 3 x 50 ribu (hingga 30 September 2021) atau e-wallet 2 x Rp 50 ribu (hingga 30 September 2021, pakai kode referral: HEEQWHE). Baca juga kebijakan referral OrangKamar.

Rekening CommBank SmartSaver ๐Ÿ‘›

Gambaran umum: SmartSaver adalah produk tabungan digital yang ditawarkan Bank Commonwealth Indonesia. Seluruh pengelolaan rekening, mulai dari pendaftaran hingga perintah transaksi, dapat dilakukan melalui aplikasi CommBank Mobile.

Nasabah tidak mendapat buku tabungan. Sebagai gantinya, setiap bulan laporan mutasi akan dikirim dalam bentuk e-statement ke email nasabah.

๐Ÿ’ฒ Biaya layanan: SmartSaver punya struktur biaya bersahabat. Per 20 Mei 2021, tidak ada biaya administrasi bulanan, saldo mengendap, dan setoran awal.

Mereka pun mengcover biaya transfer ke bank lain. Setiap bulan nasabah mendapat kuota 30 kali gratis transfer online antar bank via ATM, internet banking, dan mobile banking.

Biaya transfer online sebesar Rp 6.500 akan dipotong lebih dulu dan dikembalikan H+1 atau sehari setelah transaksi.

Biaya tarik tunai gimana? SmartSaver menyediakan kuota gratis tarik tunai di jaringan ATM Bersama dan Prima.

Nasabah dengan rerata saldo bulanan < Rp 10 juta mendapat jatah 5 kali gratis tarik tunai; sementara saldo rerata > Rp 10 juta, berhak atas jatah 10 kali gratis penarikan.

๐Ÿ’ฐ Goal Saver: Mau disiplin menabung bulanan? Coba Goal Saver: produk tabungan berjangka yang bisa diakses langsung dari aplikasi CommBank Mobile.

Setoran awal mulai Rp 50.000, dengan suku bunga hingga 3,25% p.a. (per 24 Mei 2021), dan enaknya, tanpa risiko penalti pencairan sebelum tenor berakhir. 

Nasabah bebas tentukan atau mengubah jangka waktu dan target tabungan. Dengan sistem autodebet bulanan, nasabah gak perlu repot mindahin dana buat nabung.

Kamu bisa membuka Goal Saver dengan minimum jangka waktu satu bulan dan maksimum 10 tahun (autodebet mengikuti target yang ditetapkan).

What if kita punya banyak Goal atau tujuan? Kamu bisa bikin 10 Goal Saver aktif dalam waktu bersamaan dengan target masing-masing maks. Rp100 juta.

Mungkin kalian berpikir: bunganya lebih rendah ketimbang Savings Account TMRW (4%) dan Kantong Nabung Jago (3,5%). Bahkan, ketentuan dua rekening tadi lebih luwes dari Goal Saver.

Namun, balik lagi, jika kamu merasa tabiat nabungmu perlu โ€œdidisiplinkanโ€ dengan autodebet, Goal Saver layak dicoba.

Kartu Debit ๐Ÿ’ณ

Nasabah SmartSaver bisa membuat tiga kartu debit: 2 debit fisik dan 1 debit digital. Pengelolaan kartu terpusat di menu Kartu Saya.

Debit fisik โ€” Nasabah bisa me-request kartu debit fisik Mastercard dan GPN. Kartu bakal dikirim ke alamat nasabah.

Debit digital โ€” Sayangnya, kartu ini โ€œsekadarโ€ versi elektronik dari debit fisik Mastercard yang terkait langsung dengan saldo utama. Ini membuatnya lebih berisiko bila dipakai bertransaksi online.

Dewasa ini, fitur debit digital prepaid (kemampuan top up dan withdraw saldo kartu seperti Bank Jago dan Jenius) amat krusial demi menjaga keamanan transaksi online.

Aplikasi Commbank Mobile ๐Ÿ“ฑ

Gak mungkin me-review SmartSaver tanpa membahas CommBank Mobile: keduanya merupakan satu-kesatuan user experience (pengalaman pengguna).

CommBank Mobile adalah aplikasi mobile banking dari CommBank Indonesia. Rilis pada 3 Maret 2020, aplikasi ini tampil lebih segar ketimbang aplikasi seniornya Commbank ID yang sudah tampak outdated.

Layar utama aplikasi CommBank Mobile.

Pendapat pengguna: CommBank Mobile telah diunduh lebih dari 50 ribu kali di Play Store. Pengguna memberi rating 3,9. Di App Store, aplikasi ini mendapat rating lebih baik, yakni 4,5.

Banyak pengguna mengalami kendala login. Beberapa mengkritik absennya fitur login biometrik dan PIN, dan ketergantungan pada otentikasi password.

Di sisi lain, pengguna memuji desain tampilan (UI) yang simpel dan ramah, pemrosesan transaksi yang kencang, dan kebijakan biaya bersahabat.

โœ”๏ธ Kelebihan: โ€œKosmetikโ€ Commbank Mobile cukup ciamik. Aplikasi tampil minimal dengan latar putih yang lapang, membuat interface terasa lega.

Di layar utama, detil jumlah saldo dan total pengeluaran bulanan menyambut. Daftar menu berjejer tepat di bawahnya. Amat mudah diakses. Saya juga menyukai desain ikon biru-hitam yang mengilustrasikan fungsi menu dengan baik.

Satu-satunya hal selain โ€œkosmetikโ€ yang patut saya singgung dari CommBank Mobile hanyalah fitur Anggaran. Di sana kamu bisa mengatur alokasi uang bulanan berdasar bermacam kategori transaksi lengkap dengan berbagai rinciannya (tampak bekerja dengan baik untuk transaksi kartu debit). Ini membantu kita melacak pengeluaran bulanan.

Fitur Anggaran amat pas dikombinasikan dengan tabungan SmartSaver yang minim biaya layanan, potensial membantu mengelola transaksi harian.

โŒ Kekurangan: Keluhan seorang pengguna di App Store merangkum dengan baik kelemahan aplikasi CommBank Mobile: Good looks, bad app experience. Alasannya?

Pertama, gak ada fitur login dengan biometrik atau PIN, mesti pakai password. Kedua, laporan mutasi transaksi masuk terlalu sederhana hanya menampilkan nominal dan tanggal transaksi (nama pengirim dan jam transaksi absen). Ketiga, nasabah gak bisa mengunduh e-statement secara mandiri dari aplikasi.

Selain itu, terkadang saya menjumpai glitch saat membuka menu Lainnya. Daftar menu bagian bawah bakal tampak ganda dan berbayang.

Keamanan ๐Ÿฆบ

Ingat pepatah lawas keamanan cyber: semakin banyak lapis, semakin bagus? Sialnya, CommBank Mobile gak punya banyak.

Ini bukan berarti CommBank serta-merta tak aman. Mereka bank teregulasi dan dijamin LPS (selalu perhatikan Tingkat Bunga Penjaminan tiap bulan). Tentu mereka menyiapkan sistem keamanan yang cukup di belakang layar.

Yang saya maksud adalah aspek keamanan depan layar, yang terjangkau mata nasabah.

Dampak dari minimnya pengaturan keamanan di CommBank Mobile adalah nasabah tak punya cukup sense of control atas akunnya โ€” sesuatu yang akan membuat nasabah lebih percaya dan tenang menyimpan uangnya.

Fitur keamanan aplikasi CommBank Mobile milik Bank Commonwealth Indonesia
Pengaturan keamanan di CommBank Mobile.

Keamanan login dan transaksi: Password. Itu satu-satunya pengaman login akun nasabah. Gak ada fitur biometrik atau PIN.

Transaksi in app diamankan dengan Passcode 6 digit angka. Sementara transaksi dengan kartu debit mengandalkan OTP via SMS.

Belum ada fitur authorized device (untuk menganulir login nakal) maupun pengaturan limit transaksi (batas nominal transaksi mengurangi risiko โ€œsikat ludesโ€). 

Notifikasi: CommBank hanya mengandalkan notifikasi via SMS yang, seperti kita tahu, tidak terenkripsi.

Akan lebih menenangkan hati bila CommBank Mobile dibekali fitur push notification instan yang siap mengabari nasabah tiap kali terjadi transaksi.

Pengelolaan kartu debit: Transaksi kartu debit Mastercard CommBank diamankan dengan fitur 3D Secure (otentikasi dengan kode OTP). Selama nomor HP ada dalam kendalimu, kamu aman.

Meski begitu, saya membayangkan tidur nasabah bakal lebih nyenyak ๐Ÿ’ค jika debit digital CommBank itu jenis prepaid โ€” gak was-was binding kartu ke online merchant.

Yang juga perlu disinggung: gak ada pengaturan freeze dan unfreeze kartu debit di aplikasi (saya juga masih menunggu kartu debit fisik tiba, untuk memastikan kemungkinan fitur ini baru muncul setelah kartu diaktivasi).

Pembukaan rekening ๐Ÿคณ

CommBank Indonesia sudah mendukung pembukaan rekening online khusus untuk tabungan SmartSaver. Online onboarding dapat dilakukan via CommBank Mobile.

Setelah mengunduh aplikasi di Play Store atau App Store, calon nasabah wajib menyiapkan KTP dan kartu NPWP (opsional) dan mengisi formulir pendaftaran.

Lagi ada promosi pembukaan rekening. Kamu bisa pilih promo e-voucher marketplace 3 x 50 ribu (hingga 30 September 2021) atau e-wallet 2 x Rp 50 ribu (hingga 30 September 2021, pakai kode referral: HEEQWHE). Baca juga kebijakan referral OrangKamar.

Pengalaman mendaftar SmartSaver: Saya terkesan dengan verifikasi video call yang mulus dan rinci. Mereka gak ngorbanin keketatan verifikasi demi kecepatan pembukaan rekening; namun gak lebay seperti OCBC NISP yang sampai minta foto ijazah terakhir.

CS mengawali verifikasi dengan meminta saya memperlihatkan kondisi sekitar tempat video call: ramai atau nggak? Langkah ini krusial mengingat verifikasi menyangkut penyampaian data pribadi sensitif seperti nama ibu kandung, NIK, dan alamat.

Setelah itu, lanjut ke proses verifikasi KTP. Tahap ini patut diacungi jempol. Nasabah wajib merekam visual KTP secara vertikal dan horizontal mengikuti frame persegi panjang yang disediakan aplikasi.

Tujuannya adalah untuk merekam berbagai sisi kartu โ€” bukan hanya potret tampak depan dan belakang KTP saja. Terang, fitur ini berguna untuk memastikan gak ada pengubahan data pada fisik kartu KTP.

Tentu e-KYC CommBank masih ada kekurangan. Seperti keluhan seorang pengguna di Play Store, โ€œKalian perlu membenahi pengambilan video otomatis. Aneh rasanya jika sistem kalian secara default membuka kamera belakang, bukan kamera depan.โ€

Setelah seluruh tahapan verifikasi video call tuntas, 10 menit kemudian rekening jadi โ€” meski pihak CommBank mengestimasi persetujuan pembukaan rekening bisa makan waktu hingga 3 jam.

Gagal kirim kartu debit: Sudah dua kali. Gagal kirim dikabarkan melalui SMS resmi CommBank. Sayangnya, tanpa keterangan sebabnya.

Dalam SMS itu disebutkan โ€œInformasi lebih lanjut hubungi Call Center CommBank di 1500030.โ€ Saya gak melakukannya.

Sebelumnya, CS CommBank sudah sempat menelpon saya untuk mengonfirmasi alamat. Hasilnya, pengiriman kartu tetap gagal.

Fun fact: CommBank satu-satunya bank yang gagal mengirim kartu debit ke alamat saya.

Update: Setelah lama gak sempat ngurus order kartu debit fisik, pada 5 September 2021 saya meluangkan waktu menghubungi CS CommBank via DM Twitter. Keesokannya CS lain menelepon saya untuk memastikan alamat.

7 September CS kembali menghubungi saya (kali ini via email) dan menginformasikan bahwa kartu debit sudah dikirim ulang. Estimasi sampai 7 – 14 hari. Dalam emailnya dia juga menyampaikan bahwa pengiriman sebelumnya gagal akibat alamat kurang jelas โ€” meski di awal pembukaan rekening saya sempat dihubungi CS dan saya memberi alamat pengiriman yang sama.

Untungnya, pengiriman kali ini berhasil. Pada tanggal 15 September 2021, kartu debit Mastercard dan GPN saya akhirnya sampai.

Hal yang perlu saya apresiasi dari CommBank adalah kesediaan mereka jemput bola menghubungi nasabah. Pulsa kalian bakal aman.

Penghakiman โš–๏ธ

Kebijakan biaya bersahabat: Itulah kunci CommBank SmartSaver bisa bersaing dengan produk-produk sejenis.

Di luar itu, saya mesti memuji langkah keamanan yang mereka terapkan dalam proses online onboarding.

Meski tetap saja, semua itu gak membuatnya layak mendapat lima bintang.


Artikel ini terbit pertama kali pada 27 Mei 2021. Terakhir diperbarui pada 16 September 2021 untuk menambahkan informasi mengenai pemesanan kartu debit fisik.

76 pemikiran pada “Review CommBank SmartSaver: Tabungan Digital dengan Biaya Bersahabat”

    • Nope. Adanya cuma sub-rekening Goal Saver (tabungan berjangka) yang wajib autodebet bulanan. Transaksi harian cuma bisa pakai saldo rekening utama.

      Balas
  1. Pengalaman buka januari 2021 setelah vidcall kyc notif di app disuruh datang ke kancab. males. beda jauh domisili.

    cobain lagi buka awal bulan ini. cespleng langsung aktif.

    Kebetulan ada promo rekening baru: e-voucher dan saldo e-wallet.

    dan bisa digabung kedua promo tsb.
    *bodohnya saya tidak masukin kode referral shop*e.

    rewards ewallet tahap 1 diterima 2 minggu setelah rekening aktif.

    untuk kartu debit langsung bikin visa dan gpn,dan keduanya nyampe bersamaan 1 pekan setelah rekening aktif.

    Balas
    • Wah, berarti sudah ada perbaikan, yak.

      O iya, saya pakai promo e-voucher waktu mendaftar. Mayan dapet voucher diskon Rp 50 ribu x 3. CommBank juga punya program referral nasabah sebenernya, cuma saya belum masukin di artikel.

      Eh, terus Kakak gak pakai promo sama sekali, tuh?

      Wah, enak banget kartunya cepet sampai. Ini punya saya nyangkut gak tau kenapa.

      Balas
    • Kak hzpaburaihan saya mau nanya, itu cara gabung promo yang e-voucher sama e-wallet gmn ya? Saya bingung setelah masukkan kode SHOPEE, terus yg promo saldo e-wallet diapain ya?

      Balas
      • saya gagal lagi daftarnya, disuruh ke kancab. Mana kancab sabtu ga buka ya kan. Izin ke kantor cuma mau buka rekening agak aneh jadinya ๐Ÿ™

      • keterangan di aplikasi “Anda diharuskan ke kantor cabang untuk verifikasi lebih lanjut”

      • Akhirnya saya ke bank. Di Bank dikatakan bahwa tidak ada pembukaan rekening atas nama saya. panik dong dengarnya. CS bilang mungkin ada ketidaksesuaian data. Akhirnya di arahkan untuk daftar ulang di self registering machine yang ada di cabang. Ini dipandu dan dipantau oleh CS-nya.

        Pembukaannya sama kayak CommBank Mobile cuma ini versi mesinnya. Tadi tidak lupa masukon kode referal dong wkwkkw. Dapat mastercard dan GPN, semuanya free gan. Overall puas banget pelayanan di cabang utama. Kebetulan sepi banget sih tadi.

      • Belum ada yang masuk radar, Kak. Terakhir ada promo pembayaran QRIS pake rekening SmartSaver. Tapi saya gak ngecek lagi.

        Drop link di sini kalo nemu promo, yak. Biar yang lain bisa ngenjoy juga hehehe.

      • Kak pas dftar smart saver ini kakak pakai kode referral shopee atau tdk? Ktnya klo pakai kode referral shopee nga bs dpet cashback e wallet yg 100 rbu ya kak? Thanks

      • Kak pas dftar smart saver ini kakak pakai kode referral shopee atau tdk? Ktnya klo pakai kode referral shopee nga bs dpet cashback e wallet yg 100 rbu ya kak? Thanks

      • pakai kak, kalau daftar pakai kode referal SHOPEE dapat evoucher 150rb, bertahap selama 3 bulan. Kalau yg ewallet 100rb, tanpa kode referal kak.

      • CMIIW, saya sempat dikasih tahu CS kalo data pendaftaran akan dihapus dalam beberapa hari, tapi saya lupa tepatnya berapa hari. Bisa jadi karena itu datanya gak terekam.

        Kelihatannya kisanak ini nasabah yang happy dan puas. Eh, ini berarti jadi ngambil libur, ya? Hahaha. Mantap, kadang kepikiran kalo lupa masukin kode promo pendaftaran hahaha.

        O iya, kalo di self registering machine itu tetep isi foto selfie juga, gak? Hahaha. Saya sempet lihat mesin pendaftaran CommBank di mall, tapi dulu gak sempet coba.

      • ga perlu selfi sih kemarin krn ada sesi verifikasi data oleh CSnya langsung di mesin. Ternyata nama mesinnya ekiosk.

        Engga ambil libur sih, kebetulan WFO masuk siang wkwkwk. Jarak kantor ke bank juga dekat, sekaligus verifikasi BNC juga

      • Ta kira bakal ada kerepotan tambahan hahaha. Nice info. Dulu CommBank punya mesin serupa, namanya Tyme Digital.

        Enak bener. Dua bank sehari, garis keras nih hahaha. BNC gimana? Enak?

      • Ternyata BNC cuma perlu selfi sama petugas dan masukin kode referal petugas tsb. Langsung diaccept setelah 5 menit. Kata pegawai BNC, proses pembukaan NeoWow langsung dari pusat, jadi harus ngikut sistem aplikasi.

        Sebenarnya saya melihat kalau pegawai-nya juga ga terlalu paham sih karena saya malah disuruh isi formulir gitu. Cuma saya agak malas, jadi nunggu verifikasi di aplikasi saja. Untung langsung diacc jadi bisa langsung pulang.

        Katanya kalau buka rekening reguler bakal dapat evoucher indomaret 25k atau sejenis pocket gitu. Cuma siapa juga sih yang mau buka rekening reguler krn ada biaya admin kan. Saya cuma buka neoWow aja

      • Menarik, mungkin nanti bisa selfie sama satpam hahaha.

        Wah, NeoWow itu berarti jenis rekening online/digital-nya, ya?

        Mungkin karena masih baru, yak. Mirip TMRW di awal-awal; waktu itu pegawai UOB (“induknya”) masih raba-raba jelasin layanan TMRW.

      • saya merasa malah NeoWow lebih mirip produk ewallet sih, cuma bunganya tinggi aja 6% yg reguler. Deposito mulai dari 6,5%

      • Ada pilihan top up via virtual account bank lain, gak? (Mandiri, BCA, dll)

        Saya ngerasa hal yang sama pas buka rekening Senyumku by Amar Bank. Berasa e-wallet bisa top up via VA dan kartu debit.

      • bisa kok min top up via virtual account

        bank yg tersedia: mandiri, danamon, permata, cimb, sinarmas, maybank

    • Maunya sih nyoba, Kak. Cuma karna proses pendaftaran online-nya rada ribet (pakek isi foto bareng pengundang/referrer atau ketemu mitra) dan gak ada kancab di daerah saya, ya tunda dulu deh.

      Kakak daftarnya gimana?

      Balas
      • Lancar dan cepat. Tp emang harus poto bareng pengundang, saya coba2 poto bareng dengan teman (walau bukan pengundang). Bisa dicoba kalo mau referal saya: ******

      • Wah, bisa gitu yak ๐Ÿ˜ฎ Nantian deh saya coba, Kak.

        O iya, maaf banget bagian komentar berisi referral saya sensor. Saya gak mengizinkan berbagi kode referral di kolom komentar.

  2. Btw gan, udah nyoba Line Bank, aplikasinya bagus banget ya, saya suka banget. Smooth dan cocok untuk penggunaan rekening biasa. Bukti penerimaan dari rekening lain juga dicantumkan rekening asal dan asal bank.

    Semoga mereka nambah prepaid card ya, subrekening, dan menu investasi

    Balas
    • Iya, Kak. App-nya intuitif banget. Meski ada beberapa kondisi yang kurang nyaman, kek pilihan pendaftaran rekening tabungan masih terus ada meski kita sudah selesai pendaftaran. Saya juga suka banget sama rincian mutasinya, jelas banget.

      Dua yang pertama dulu wajib. Dan, soal privasi: saya heran app terus-terusan minta akses lokasi. Penjelasan soal permintaan izin, mereka cuma nyebut data lokasi dipakek buat keperluan pencarian lokasi ATM Hana Bank dan promo berbasis lokasi. Tapi, tiap login, mereka minta akses lokasi, bukan ketika user ngerasa “nyari ATM ah.” App bank lain gak gini amat minta lokasi. Dan jelas ini bukan location-based security ala Revolut (kalo ada mismatch lokasi terakhir HP dan terminal kartu debit transaksi bakal ditolak).

      Balas
      • saya juga heran sih, mereka ini nyari keuntungan dari mana ya kan. Kalau DBS kan jelas ada menu investasi. App Line Bank cuma support deposito ya kan

      • Sekarang pasti fokus akuisisi nasabah dulu. Nantinya mungkin upsell produk lain macem asuransi dan investasi dari mitra, KTA, keuntungan dari peningkatan penjualan di LINE dengan kemudahan akses pembayaran via LINE Bank (fee merchant), atau yang lebih menarik, nawarin layanan personalisasi produk mitra bermodal agregasi data aktivitas nasabah yang link ke LINE.

        Apalagi, yak?

  3. “Dewasa ini, fitur debit digital prepaid (kemampuan top up dan withdraw saldo kartu seperti Bank Jago dan Jenius) amat krusial demi menjaga keamanan transaksi online.”

    maap bang mau nanya terkait digital prepaid di bank jago. Itu maksud dan, fungsinya gmn ya bang? Maap niee nyasar, pengguna bank jago tp komennya di review commbank ๐Ÿ˜‚ nyari di Google kok agak belum connect hehe makasi bangg!

    Balas
    • saldonya terpisah dari saldo rekening utama gan. Jadi kalau bocor yg debit digital, rekening utama gak ikut bocor.

      Balas
    • Istilah kartu debit digital prepaid saya pakai untuk menyebut kartu debit digital ala e-card Jenius dan Jago yang saldonya terpisah dari rekening utama dan mesti diisi/top up lebih dulu (prepaid) sebelum bisa dipakai bertransaksi. (Di AS agak beda. Bisa cek di sini.)

      Jenis kartu ini berbeda dari kartu debit digital yang terhubung dengan rekening utama dan merupakan representasi/wujud elektronik dari debit fisik (biasanya bisa diakses dari app mobile banking). Misalnya, kartu debit digital CommBank, OCBC NISP, BCA, dan Permata.

      Jenis debit digital prepaid dianggap lebih aman untuk bertransaksi online sebab pengguna bisa mengatur โ€œisinya.โ€ Perlu transaksi Rp 100.000? Top up saja sejumlah itu. Kalo ada kebocoran data di pihak merchant/toko online, pihak nakal akan lebih sulit menggasak dana kita (atau setidaknya terbatas pada isi dari debit prepaid yang bocor saja).

      Bayangin kalo kartu debit yang bocor itu jenis debit digital yang terkait langsung dengan rekening utama? Bisa digasak itu dana.

      Selain itu, karena sifatnya yang terpisah-pisah, kartu debit digital prepaid juga bisa dipakai mengatur anggaran belanja kita. Debit Jago bawa kemungkinan pengelolaan kartu debit ke level yang lebih jauh lagi, dengan memungkinkan pergantian Kantong/Sub-Rekening terkait dengan Kantong lain. Fleksibel.

      Balas
  4. gan mau tanya, itu kartu debit auto dikirimin atau req via “kartu saya” ya? saya barusan terverifikasi setelah seminggu, tapi di “kartu saya” cuma ada pilihan req GPN. yg mastercard adanya cuma debit virtual aja, padahal lebih butuh yg fisik mastercardnya dulu.
    atau ada minimal saldo agar bisa request?

    Balas
  5. hmm, jadi kepikiran buka rekening ini setelah bank ayam jigong keok bakar duid per September depan ๐Ÿ” ๐Ÿ”ซ

    ane utamanya cari yg bisa edc alias berkartu dan wd/tartun dgn kuota gratisan melimpah unconditionally, sejauh ini bank garis masih amanah tapi jelas butuh opsi kedua alias cadangan. setau ane diamondAKU dan BESOK masih ada minimumnya, apalagi bank debus malah min 5jeti, tapi Mysmile bekingan tolaram maaf skip dulu aga fishy ๐ŸŽ

    mohon info dan sarannya gan ๐Ÿ™‡

    Balas

Tinggalkan Balasan