Review Ajaib: Data Saham Delay 15 Menit, Tapi Fee Rendah.

ajaib saham dan reksa dana

Nama platform investasi ini nyeleneh: Ajaib. Konon, nama itu terilhami oleh rasa takjub “yang dirasakan seorang investor ketika pertama kali berinvestasi dan merasakan manfaatnya.”

Sayangnya, nama Ajaib gak seketika memberi sinyal ‘kredibilitas.’ Nama itu justru sepintas mirip nama penipu online yang biasa mengiklankan diri di Google Adsense dengan embel-embel Uang Gaib, Cara Melunasi Hutang Dengan Cepat (nah kan, Ajaib bahkan berima dengan Gaib). Itu yang bikin saya ragu nyoba, meski sudah mendengar platform ini sejak 2019 lalu.

Saya tahu Shakespeare pernah bilang, “Apalah arti sebuah nama.” Tapi saya juga tahu Pramoedya Ananta Toer membantahnya di novel Bumi Manusia. Kata Pram, bagi orang Indonesia nama punya arti penting.

Saya gak sreg dengan nama platform ini. Itu kesan awal saya. Tapi, kesan itu perlahan berubah dua bulan lalu, ketika saya mulai tertarik ‘main saham.’ Kalian tahu kan, untuk nyaham kita perlu pialang (broker) yang akan memfasilitasi transaksi jual-beli saham.

Saya baca-baca, mendaftar ke pialang dan membuka RDN (Rekening Dana Nasabah), ribetnya bukan main. Karena saya paling malas mengisi form panjang dengan tempelan materai segudang, akhirnya saya mencari platform investasi saham yang menawarkan proses registrasi full online.

Pada saat mencari-cari itulah saya mulai membaca lebih jauh tentang Ajaib: platform investasi yang menawarkan layanan jual-beli reksa dana dan saham online.

Per 3 Oktober 2020, lebih dari 15 ribu pengguna me-review aplikasi Ajaib di Google Play dengan nilai rata-rata 4,5 dari 5 bintang. Nilai yang cukup tinggi.

Nyari kode referral Ajaib? Pakai saja kode saya: iput261

Ajaib Group: awalnya ‘jualan’ RD, sekarang merambah saham.

Ajaib adalah platform penyedia jasa penjualan reksa dana dan saham secara online. Perusahaan ini didirikan tahun 2018 di Jakarta oleh Anderson Sumarli dan Yada Piyajomkwan.

Pada tahun 2018, Ajaib mengikuti program akselerasi startup Y Combinator, sebuah perusahaan seed funding yang turut mendanai Airbnb, Twitch, Reddit, dan Stripe.

Pada 2019, dua pendirinya masuk dalam daftar Forbes 30 under 30—sebuah daftar tahunan yang diterbitkan majalah Forbes untuk mengapresiasi 30 orang berusia di bawah 30 tahun dalam sektor industri tertentu.

Sebagai APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana), Ajaib terdaftar di OJK dengan nama PT Takjub Teknologi Indonesia. Pada akhir Mei 2019, demi masuk ke pasar investasi saham dalam negeri, Ajaib Technologies mengakuisisi PT Primasia Unggul Sekuritas (Primasia Sekuritas), pialang saham yang terdaftar di IDX (Bursa Efek Indonesia). Pasca akuisisi, Primasia Sekuritas kemudian berganti nama menjadi Ajaib Sekuritas.

Dengan itu, Ajaib Group menaungi perusahaan APERD dan pialang saham sekaligus.

Pada Desember 2019, nama Ajaib sempat kena isu miring. Perusahaan ini ‘tanpa sengaja’ masuk ke dalam daftar 125 fintech P2P ilegal yang diumumkan OJK pada 3 Desember 2019. Belakangan, terungkap bahwa nama mereka dicatut oleh pihak tertentu untuk menawarkan jasa pinjaman online. Di bulan itu juga, Ketua Satgas Waspada Investasi mengklarifikasi bahwa Ajaib bukan P2P ilegal.

Hingga awal Oktober 2020, Ajaib Group mengklaim bahwa aplikasinya telah diunduh dan digunakan oleh lebih dari 1 juta pengguna.

Baca juga: Buka Rekening Tahapan Xpresi BCA Online, Yay or Nay?

Aplikasi simpel dan informatif. Bisa sekalian belajar.

Kalau kalian lagi buka-buka info perusahaan dan mendadak nemu istilah asing dari planet lain, kali tinggal ketuk istilah itu. Aplikasi akan menampilkan penjelasan atas istilah itu.

Seketika setelah membuka aplikasi Ajaib, kamu akan langsung melihat nilai total investasi, return, dan watchlist saham.

Pada bagian bawah halaman depan terdapat lima menu: 1) Beranda; 2) Cari, untuk mencari indeks, saham, dan reksa dana; 3) Portofolio, menampilkan daftar aset yang kamu punya (saham dan reksa dana) dan daftar bonus dari referral; 4) Transaksi, menampilkan transaksi saham dan reksa dana; dan 5) Berita, tempat pengguna mengintip berita terkini soal investasi.

Target utama Ajaib adalah kalangan muda yang masih awam investasi (ya termasuk orang seperti saya ini). Dengan pangsa pasar demikian, mau tak mau mereka juga perlu memikirkan aspek edukasi bagi pengguna maupun calon pengguna.

Saya kira, dengan kesadaran itulah mereka menyediakan bagian khusus berjudul Belajar yang bisa kamu akses pada menu Berita. Pada bagian ini kamu bisa membaca banyak artikel mengenai bagaimana membangun portofolio, analisis teknikal dan fundamental awal, tips mengelola dividen, dsb. Platform ini juga menyediakan ‘tes kecil-kecilan’ yang dinamai Quiz Ajaib.

Baca juga: Hore! Upgrade OVO Premier Bisa Online Lagi

Daftar Ajaib full online. RDN Bank Permata.

Seperti saya bilang sebelumnya, saya menggunakan platform ini pertama-tama karena kemudahan pendaftaran. Seluruh proses pendaftaran via online. Yang kamu butuhkan hanya e-KTP.

Tahapannya gak jauh beda dari pembukaan rekening bank online: mengisi form identitas, sumber penghasilan, dst.

Ajaib kerjasama dengan Bank Permata untuk pembukaan RDN secara online. Tidak ada minimal setoran awal atau minimum nominal top up RDN.

Akun dan RDN dapat kamu gunakan segera setelah pendaftaranmu disetujui dan memperoleh email konfirmasi sukses. Sebagai investor, kamu juga akan memperoleh SID (Single Investor Identification) yang bisa dilihat di menu Info Pengguna.

Proses pendaftaran hanya memakan waktu satu hingga tiga hari, tergantung hari apa kamu mendaftar. Usahakan mendaftar pada hari kerja.

Saya sendiri mendaftar saat libur hari raya Tahun Baru Hijriyah lalu. Waktu itu kebetulan kena hari Sabtu & Minggu. Tapi hebatnya, RDN kelar pada hari minggu! Lumayan kaget. Saya pikir bakal diproses pada hari kerja berikutnya. Ternyata tidak. Cespleng.

Esoknya, hari Senin, saya top up RDN Rp 100.000. Saham pertama yang menarik perhatian: ESSA (PT Surya Eka Perkasa). Saya beli empat lot.

Hari itu juga saya beli reksa dana pasar uang Cipta Dana Cash sebesar Rp 27.000 dengan OVO Point. Saat itu, Ajaib masih menerima metode pembayaran OVO Point. Sekarang, mereka hanya menerima OVO Cash.

Mau dapat promo bonus reksa dana Rp 10.000? Pakai kode saya: iput261

Nyaham dengan fee relatif rendah. RD bebas biaya.

Ini salah satu aspek yang dibanggakan Ajaib dari layanannya: biaya rendah. Mereka mengklaim biaya yang dibebankan 50% lebih rendah dari kompetitornya.

Fee jual beli saham

Khusus untuk transaksi jual-beli saham, mereka membagi cluster biaya menjadi tiga kelompok berdasarkan nilai transaksi harian. Per 2 Oktober 2020, untuk nilai transaksi harian < Rp 150 juta, Ajaib mengenakan fee beli/jual adalah 0,10%; transaksi harian Rp 150 juta – Rp 1,5 miliar fee beli/jual 0,09%; dan nilai transaksi harian > Rp 1,5 miliar fee beli/jual sebesar 0,08%.

Tapi, perlu kamu ingat, biaya tersebut belum termasuk biaya levy (BEI, KPEI, KSEI) 0,043%, PPN biaya broker 10%, dan PPh final untuk transaksi jual 0,1%.​

Jika memasukkan biaya levy dll, fee total untuk transaksi pada kelompok dengan nilai transaksi harian < Rp 150 juta adalah lebih-kurang 0,15%.

Menariknya, pada menu Top Up RDN, Ajaib sampai repot-repot mengingatkan penggunanya soal potensi biaya transfer antarbank. Mereka menyarankan penggunanya top up menggunakan akun Permata Bank, DANA, OY!, FLIP, atau Jenius agar bebas biaya transfer.

Ini menunjukkan mereka paham ‘demografi’ pengguna. Bagi pemain besar, hal seperti ini tentu bukan masalah. Apalah arti Rp 6.500. Tapi, bagi cicak-cicak seperti saya? Ini penting.

Sampai di sini, semua terdengar sangat bagus, eh?

Sayangnya, ada satu hal yang sangat mengganggu dan menurut saya menjadi kelemahan utama Ajaib: kebijakan mereka soal data saham real time. Mereka menetapkan syarat berikut untuk mendapatkan data harga real time:

ajaib saham dan reksa dana
Kebijakan data saham real time Ajaib.

Saya mengerti, kebijakan ini untuk menunjang volume transaksi. Mereka perlu transaksi bervolume besar untuk mengimbangi fee yang kecil. Tapi kebijakan ini sekaligus mengingkari pernyataan mereka mengenai “inklusi” keuangan.

Meski begitu, Ajaib masih cocok bila kalian hanya berniat menabung saham mengingat fee jual-beli yang relatif ringan.

Lantas, bagaimana dengan fee reksa dana?

Sementara untuk transaksi jual-beli reksa dana, Ajaib tidak membebankan biaya serupiah pun pada pengguna. Alias gratis.

Per 3 Oktober 2020, kamu bisa membeli 126 produk reksa dana dari 25 manajer investasi (MI).

Namun, perlu diingat bahwa biaya transaksi mungkin timbul saat kamu mentransfer dana untuk pembelian reksa dana dan mencairkan dana dari penjualan reksa dana.

Ajaib menyediakan dua metode pembayaran untuk pembelian reksa dana: transfer bank dan OVO.

Metode transfer bank mewajibkan pengguna mengunggah bukti transfer. Ini agak ribet karena verifikasi tidak otomatis. Biaya transfer juga bisa timbul bila bank yang kamu gunakan berbeda dari bank penampung reksa dana.

Untuk menghindari biaya transfer itu (terutama bagi kalian yang membeli eceran), sebaiknya kamu menggunakan metode pembayaran OVO. Metode ini bebas biaya transfer dan verifikasi bersifat otomatis.

Sayangnya, metode pembayaran OVO juga punya keterbatasan. Jika nominal pembelian melebihi Rp 200.000, pengguna akan kena biaya transaksi 1,5%.

Jadi, perhatikan baik-baik sebelum bertransaksi, ya. Jangan sampai buntung di awal hanya gara-gara fee transfer antarbank. Agar gak rugi, kalian bisa menggunakan layanan gratis transfer antarbank seperti OY!, FLIP, dsb.

Customer service Ajaib cukup gampang dijangkau.

Kamu gak bakal kesulitan menemukan customer service Ajaib karena mereka punya fitur chat in app. Respons CS terhitung singkat dan jelas. I’d like to say cespleng.

Meski punya fitur in app, sayangnya CS tidak aktif 24/7. Saya sih berharap nanti mereka akan menyediakan satu-dua CS yang stand by 24 jam. Sementara untuk CS di Twitter (@ajaib_investasi, itu akun resmi mereka), saya gak bisa berharap banyak. Mungkin tim mereka masih minim, jadi kurang optimal.

Rekomen gak si Ajaib, nih?

Mari kita catat terlebih dulu poin-poin kekurangan dan kelebihan Ajaib.

Kekurangan

  • Data harga saham delay 10-15 menit bila total transaksi bulanan < Rp 25 juta. Bayangin, data harga gak real time?
  • Pembelian reksa dana dengan OVO kena biaya bila lebih dari Rp 200.000.
  • Produk reksa dana bagi saya pribadi masih kurang. Gak ada manajer investasi (MI) seperti Sucorinvest (I love Sucor).

Kelebihan

  • Pendaftaran akun full online.
  • Tidak ada minimal setoran awal untuk pembukaan RDN Bank Permata.
  • Biaya transaksi relatif rendah.
  • Tampilan antarmuka yang sederhana.
  • Pendekatan edukatif. Kamu bisa sekalian konsultasi gratis soal investasi.

Kemudahan pendaftaran, konsep edukatif, dan tampilan klinis yang ditawarkan membuat Ajaib menjadi platform investasi saham dan reksa dana yang layak kamu coba. Dari perspektif biaya transaksi, platform ini punya daya tawar yang kuat. Kamu yang mau menabung saham-saham, misalnya blue chip, akan untung mengingat biaya yang rendah.

Tapi, bila kamu trader saham yang bermodal kecil dan berpikir untuk day trade, mending segera cari platform atau pialang lain deh. Masa mau trading dengan data delay 10-15 menit? Gila aja.

Saya pribadi menggunakan Ajaib cenderung untuk menabung saham dan reksa dana. Dengan pernyataan itu saja, saya yakin kamu sudah memperoleh bayangan yang jelas tentang penilaian saya atas platform ini.

Disclaimer:
Saya bukan seorang profesional di bidang keuangan. Ulasan di atas saya tulis dari perspektif end user tanpa tendensi menganjurkan pembaca untuk terjun ke jenis investasi tertentu. Pertimbangkan potensi dan risiko investasi sebelum memulai. Jangan asal nyemplung.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments