Review Bibit: ‘Jajan’ Reksa Dana Online Dibantu Robo

aplikasi bibit untuk pemula
Karena logonya bagus akhirnya saya pakai Bibit/Linkedin Bibit.

Belakangan obrolan dan juga review soal ‘bibit’ lumayan ramai di Twitter. Awalnya saya kira warga burung biru sedang asyik membahas bibit lele yang mulai banyak dipelihara di masa pandemi. Ternyata saya salah. Yang dibicarakan bukan ‘bibit’ seperti itu.

Setelah sedikit mencari tahu, saya mengerti bahwa Bibit yang ramai disinggung adalah nama aplikasi penjual reksa dana. Tapi, apa sebetulnya hubungan antara Bibit dengan reksa dana? Apa pula reksa dana itu?

Belum selesai dengan rasa penasaran tadi, saya menemukan hal menarik lainnya. Saat ngobrolin si Bibit, warga Twitter kerap mengaitkan antara reksa dana dengan cuan. Cuan? Membaca kata itu seketika lampu di kepala saya menyala.

Saya pun mulai membuka Google dan mengetikkan: “reksa dana” dan “bibit.” 

Nyari kode referral Bibit? Pakai saja kode saya: orangkamar

Oh, ternyata reksa dana itu…

Di website BEI dijelaskan bahwa reksa dana atau mutual fund adalah wadah atau pola penghimpunan dana dari sekumpulan pemodal untuk diinvestasikan oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam bermacam instrumen investasi. Masyarakat pemodal, baik perorangan maupun lembaga, dapat membeli unit penyertaan reksadana yang akan dikelola oleh MI.

Sederhananya, reksa dana bisa diumpamakan sebagai ‘patungan’ modal investasi yang kemudian dititip kepada para ‘jago investasi’ untuk ditempatkan secara profesional pada beragam instrumen investasi seperti pasar uang, obligasi, saham, dan sebagainya.

Cara kerja reksa dana kurang lebih seperti ini: 1) MI ngumpulin dana dari nasabah. 2) Dana diinvestasikan ke sejumlah instrumen sesuai kesepakatan dengan nasabah. 3) Setelah penempatan investasi, nasabah akan menerima informasi tentang dana yang diinvestasikan secara berkala dari MI. 

Nah, sampai di sini saya sudah terbayang ‘makhluk’ seperti apa si reksa dana ini. Lantas, bagaimana caranya reksa dana memberi saya keuntungan atau cuan?

Dalam reksa dana, ada istilah Nilai Aktiva Bersih (NAB) yang dinyatakan dalam harga/unit penyertaan. NAB adalah nilai dari sebuah portofolio reksa dana setelah dikurangi biaya operasional dan dibagi dengan jumlah unit penyertaan.

Sewaktu kamu membeli reksa dana, besaran NAB menjadi harga yang harus dibayarkan. Bila harga NAB naik dari harga awal saat kamu membelinya, maka saat itulah kamu mendapat keuntungan investasi. Begitu juga sebaliknya.

Reksa dana berisi beberapa jenis aset seperti saham, obligasi, dan deposito. Kenaikan NAB tidak lepas dari kinerja aset yang ada di dalam reksa dana itu. Ketika kinerja aset bagus, otomatis harga reksa dana naik, sehingga otomatis pula kamu memperoleh keuntungan.

Menarik banget kan cara kerja si reksa dana ini. Saya kepingin beli. Tapi, gimana ya caranya? Di mana ya belinya?

Nah, di sini saya akhirnya mengerti apa hubungan antara reksa dana dan Bibit: si Bibit ini kerjaannya jualan produk reksa dana.

Baca juga:
1. Review Ajaib: Data Saham Delay 15 Menit, Layak Coba?
2. Buka Rekening Tahapan Xpresi BCA Online, Yay or Nay?

Ini toh yang bikin Bibit disukai

Bibit adalah platform penjual reksa dana milik PT Bibit Tumbuh Bersama, sebuah perusahaan Agen Penjual Reksa Dana (APERD) yang terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2017.

Bibit dikenal getol mempromosikan investasi reksa dana kepada generasi muda di Indonesia. Untuk 2019 saja mereka menargetkan 200 ribu pengguna baru dari kalangan millenial.

Per 30 Juli 2020, di Google Play saja, aplikasi Bibit sudah diunduh lebih dari 1 juta pengguna. Lantas, apa yang membuat si ijo ini demikian populer?

Pendaftaran mudah dan cepat

Bibit beroperasi secara full online. Seluruh transaksi dilakukan tanpa selembar kertas pun, termasuk pendaftaran nasabah. Bila kamu pernah membuka akun dompet digital seperti GoPay atau LinkAja pastinya kamu sudah terbayang dengan proses pendaftaran di Bibit.

Kamu hanya perlu mengisi beberapa kolom data-data pribadi, memfoto KTP, dan melakukan foto selfie memegang KTP. Setelah itu kamu akan dihadapkan pada form berisi pertanyaan yang nantinya akan menentukan profil risiko investasimu.

Jika pendaftaran disetujui, kamu akan mendapat SID (Single Investor Identification) dan dapat segera berinvestasi.

Tampilan aplikasi Bibit sederhana

Tampilan depan aplikasi Bibit. Simpel.

Sasaran utama Bibit bisa dibilang generasi muda yang belum begitu melek investasi. Para pemula kebanyakan tidak punya pengetahuan teknis dalam membaca data, chart, atau informasi lain terkait produk reksa dana–hal-hal yang kerap membuat ‘takut’ para investor pemula.

Mengatasi hal ini, Bibit menawarkan tampilan yang ramah pengguna. Kamu tidak perlu pusing memilih produk reksa dana dengan kinerja bagus. Bibit akan mengambil alih pemilihan produk bagi nasabah sesuai dengan profil risiko mereka.

Untuk membeli reksa dana, pengguna hanya perlu melalui dua tahap: memilih besaran investasi dan melakukan pembayaran. Itu saja.

Baca juga:
1. [Trik] Cara Transfer Saldo GoPay ke DANA
2. Hore! Upgrade OVO Premier Bisa Online Lagi

Mudah memilih produk reksa dana di Bibit

Profil risiko saya terbilang konservatif. Saya termasuk golongan ‘kelinci’ soal investasi.

Salah satu fitur unggulan aplikasi Bibit adalah kecerdasan buatan bernama Robo Advisor. Fitur ini berfungsi sebagai penentu profil risiko pengguna (dari nilai 1 sampai 10). Dengan bantuan Robo Advisor, nasabah tidak perlu memusingkan jenis portofolio dan produk reksa dana yang harus dibeli.

Dengan menentukan profil risiko pada awal pendaftaran (yang dapat diubah sewaktu-waktu melalui menu pengaturan), nasabah akan memperoleh rekomendasi produk reksa dana yang sesuai toleransi nasabah terhadap risiko investasinya.

Pada awal pendaftaran, nasabah akan diminta menjawab pertanyaan-pertanyaan singkat mengenai “watak” investasinya. Nah, dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itulah profil risiko nasabah ditentukan.

Nasabah akan dikelompokkan ke dalam kategori konservatif, moderat, atau agresif. Ketiganya punya toleransi risiko yang berbeda.

Setelah menentukan profil risiko, pengguna hanya tinggal menentukan besaran investasi dan Robo akan mengalokasikannya secara otomatis ke berbagai jenis reksa dana sesuai profil nasabah.

Dalam kasus saya, nilai risiko saya adalah 1,5 (termasuk konservatif). Maka, setiap kali saya berinvestasi, Bibit akan mengalokasikan 70 persen ke reksa dana pasar uang, 20 persen ke reksa dana obligasi, dan 10 persen ke reksa dana saham.

Hanya saja, pengguna juga perlu jeli melihat profil risikonya. Bagi yang masuk kategori agresif, pahami bahwa sebagian besar investasi kalian akan diarahkan pada instrumen saham yang fluktuasinya tinggi. Artinya, investasi berisiko tinggi.

Bila kamu tidak mau mengikuti rekomendasi Robo, kamu dapat membeli unit lain yang sebelumnya sudah dikurasi oleh Bibit. Kamu juga bisa membeli produk reksa dana secara satuan, di luar profil risikomu.

Profil risiko saya masuk kategori KELINCI alias konservatif. Unyu juga.

Produk reksa dana beragam dan terjangkau (mulai dari Rp 10.000)

Per tanggal 29 Juli 2020, ada 131 produk reksa dana yang ditawarkan di Bibit. Produk-produk itu dikelola manajemen dan bank kustodian yang berbeda, sehingga variasinya cukup baik.

Bagusnya lagi, di Bibit kamu bisa membeli reksa dana mulai dari Rp 10.000. Bagi kamu yang suka beli kopi kekinian, bayangkan bila kamu mengurangi dua gelas saja selama sebulan, berapa uang yang bisa kamu investasikan di reksa dana? Hasilnya lumayan lho untuk jangka panjang.

Gratis biaya komisi

Bibit tidak memungut biaya pembelian dan penjualan reksa dana. Biaya transaksi hanya terjadi bila nasabah membeli reksa dana menggunakan metode pembayaran transfer bank, itupun dikenakan oleh pihak bank, bukan Bibit. Untuk menghindari biaya transfer, sebaiknya nasabah menggunakan metode pembayaran dompet digital GoPay atau LinkAja.

Metode pembayaran mudah

Ada beberapa pilihan metode pembayaran yang bisa kamu pakai di Bibit. Pertama, metode transfer bank. Sayangnya, metode ini lumayan ribet. Kamu harus upload bukti pembayaran. Kedua, virtual account. Metode ini cocok buat pembelian jumlah besar. Metode ini juga terhitung praktis. Pembayaran akan diverifikasi secara otomatis. Terakhir, dompet digital. Kamu bisa menggunakan GoPay atau LinkAja. Keunggulan dompet digital adalah verifikasi otomatis dan gratis biaya transfer.

Customer Service cekatan

Kamu bisa live chat dengan tim CS Bibit melalui menu Support. Balasan mereka terhitung cepat. Enaknya, mereka membalas pesan secara natural, gak pakai template. Jawaban mereka juga jelas, singkat, dan menyelesaikan masalah.

Bibit punya program referral

kode promo kode referral bibit reksa dana
Kamu bisa pakai kode ini untuk mendaftar.

Selain berbagai keunggulan di atas dan review di Google Play yang demikian bagus (ratingnya per 30 Juli 2020 adalah 4.8), salah satu hal yang menarik hati saya adalah promo cashback Rp 25.000 dari program referral.

Ketika saya mendaftar, saya memasukkan kode referral yang saya temukan random di Internet untuk mendapatkan cashback. Dengan membeli reksa dana sejumlah Rp 100.000 saja, saya bisa mendapat cashback sebesar Rp 25.000. Itu artinya cuan seketika 25 persen.

Tentu saja itu bukan jumlah uang yang besar. Tapi uang tetap saja uang: kalau ada mengapa tidak diambil?

Program promo ini berlaku bagi seluruh pengguna. Artinya, kamu pun bisa ikut dalam program ini dengan mengajak kawan atau kerabatmu membeli reksa dana di Bibit.

Kamu (referrer) dan orang yang berhasil kamu ajak (referee) sama-sama akan mendapatkan Rp 25 ribu. Enak, kan? Sama-sama untung. Beli bibitnya satu, pohon yang tumbuh dua.

Perlu diingat bahwa bonus referral adalah cashback berbentuk reksa dana. Ketika review ini ditulis, bonus itu berupa produk Majoris Sukuk Negara Indonesia.

Sayangnya, saya tidak tahu persis sampai kapan program promo ini berlangsung. Sebelum keburu habis, mending segera mendaftar deh.

Nyari kode referral Bibit? Pakai kode ini untuk mendapatkan cashback Rp 25.000: orangkamar

Epilog: Mudah dipakai dan cashback yahud

Aplikasinya simpel dan gampang digunakan. Saya yang baru belajar mengenai reksa dana tidak kesulitan sama sekali.

Tentu masih banyak hal yang perlu saya pelajari, terutama soal-soal teknis reksa dana. Tapi, bagi pemula, saya pikir aplikasi ini amat membantu. Apalagi ditambah program cashback yang lumayan. Bibit layak dicoba.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments