Ajaib Sekuritas Salah Kirim Laporan Transaksi Saham

Salah Kirim Rangkuman Transaksi Saham oleh Ajaib Sekuritas
Foto oleh Free To Use Sounds/Unsplash.

Pada Kamis, 8 Oktober 2020 saya menerima email berisi Rangkuman Transaksi Saham Harian dari Ajaib. Email ini merupakan laporan yang di-generate secara otomatis oleh sistem Ajaib.

Setiap hari, pengguna yang melakukan transaksi saham akan menerima rangkuman transaksi berisi catatan transaksi jual-beli lengkap dengan rincian biaya.

Laporan ini penting untuk “menyesuaikan” transaksi pengguna dengan yang tercatat di sistem Ajaib. Bila terjadi ketidaksesuaian, pengguna dapat mengajukan komplain selambatnya 24 jam setelah laporan diterima.

Jadi, laporan Rangkuman Transaksi Harian itu merupakan sesuatu yang berguna dan dikirim secara rutin oleh Ajaib.

Hanya saja, hari itu sangat berbeda. Ada yang tidak wajar.

Dalam membaca laporan harian, saya memang punya kebiasaan buruk: saya hanya melihat bagian transaksi tanpa sama sekali memperhatikan data pemilik akun.

Saya berpikir polos, toh ini dikirim otomatis oleh sistem.

Konfirmasi Transaksi Ajaib yang salah kirim.

Saat membuka Rangkuman Transaksi untuk tanggal 7 Oktober 2020, tanpa melirik rincian pemilik akun sedikit pun, saya langsung mengarahkan perhatian pada rincian transaksi Sell.

Laporan itu menyebut terjadi transaksi penjualan emiten KRAS dengan harga Rp 340 sebanyak 11.600 lembar dan total transaksi sebesar Rp 3,9 juta.

Jumlah uang yang lumayan.

Baca juga:
1. 5 Aplikasi Transfer Antar Bank Gratis, Tanpa Biaya Admin
2. [Trik] Cara Transfer Saldo GoPay ke DANA

Sialnya, saya tidak pernah melakukan transaksi tersebut. Saya belum pernah memiliki saham KRAS. Bahkan saya belum memiliki portofolio sebesar itu. Saya cuma pemula dengan modal ecek-ecek.

Karena menyadari ada yang janggal, saya tumben memperhatikan bagian data pemilik akun dengan lebih cermat.

Saya terkejut saat menyadari nama yang tertera di sana ternyata bukan nama saya. Begitu pula dengan alamat tinggal, email, dan nomor RDN (rekening dana nasabah).

Saat itu juga saya sadar, sistem Ajaib telah salah mengirim Rangkuman Transaksi.

Saya segera menghubungi customer service Ajaib untuk menanyakan apa yang sedang terjadi.

Jawaban CS Ajaib:

“Kami mohon maaf atas kendala yang Bapak/Ibu alami saat ini. Tim terkait kami sedang melakukan penelusuran lebih lanjut terkait Surat Konfirmasi Transaksi yang tidak sesuai. Mohon untuk diabaikan email sebelumnya dan kami akan segera mengirimkan kembali email Konfirmasi Transaksi milik Anda.”

Memang, gak lama kemudian Ajaib kembali mengirimkan Konfirmasi Transaksi. Kali ini benar milik saya.

Konfirmasi transaksi saya di Ajaib. Iya, saya beli saham BGTG dan jual rugi ha-ha.

Tapi masalahnya bukan cuma itu, ‘kan? Persoalan lainnya adalah laporan harian tersebut memuat identitas seseorang: nama lengkap, alamat tinggal, dan email.

Data demikian, meski sedikit, ketika sampai di tangan orang lain dapat dimanfaatkan untuk melakukan social engineering (rekayasa sosial) yang bisa berujung pada tindak penipuan dan sebagainya. Data tersebut juga bisa dipakai melakukan doxxing.

Yang saya heran, salah kirim ini terjadi ketika alamat email saya dan orang itu sama sekali berbeda. Bahkan huruf depan alamat email kami pun gak sama.

Entahlah. Saya juga tidak memperoleh penjelasan yang cukup dari Ajaib. Ini bikin saya agak khawatir.

Saya berharap Ajaib lebih memperhatikan keamanan data pengguna. Jika tidak, data pengguna bisa jatuh ke tangan sembarang orang—bahkan tanpa banyak berusaha.

Ada yang pernah mengalami hal serupa?

Subscribe
Notify of
guest
4 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments