5 Aplikasi Transfer Antar Bank Gratis, Tanpa Biaya Admin

Foto oleh bady qb/Unsplash

Kenapa kita perlu memikirkan cara-cara transfer antar bank gratis atau tanpa biaya admin?

Mari hitung-hitungan. Biaya transfer antar bank di Indonesia adalah Rp 6.500. Kalau dalam seminggu kamu transfer uang ke beda bank sebanyak 10x, maka biaya admin yang terpotong sejumlah Rp 65.000. Kalau 100x?

Banyak banget, cuy. Meski mungkin gak bakal kirim uang sesering itu, cuma boleh dong kita simulasi berapa banyak uang yang bakal kebuang.

Nah, karena hitung-hitungan tadi dan DNA hemat yang memang ada dalam jiwamu, kamu mulai berpikir: “Ada gak cara biar transfer antar bank gratis, bener-bener tanpa biaya admin?”

Jawabannya, ada! Ini beberapa aplikasi yang memungkinkan kamu transfer antar bank gratis. Mari merdeka dari biaya admin.

Baca Selengkapnya

Neu: Aplikasi Catatan Keuangan dan Transfer Antarbank Gratis

Ada aplikasi transfer antarbank baru bernama Neu, plesetan dari kata new yang berarti baru. Atau dalam versi copywriter mereka: “Cara baru untuk bertransaksi sehari-hari.”

Aplikasi ini menawarkan layanan transfer antarbank tanpa biaya admin, top up dompet digital, dan pembayaran berbagai tagihan.

Saya menemukan aplikasi ini tanpa sengaja saat iseng scroll aplikasi-aplikasi Google Play pada kategori Finance atau keuangan.

Neu terhitung masih sangat belia. Layanan ini dirilis pada 7 April 2020 di Google Play dan per 10 Oktober 2020 telah diunduh sebanyak 5 ribu kali. Sebanyak 170 pengguna me-review Neu dengan rating rata-rata 4,2 dari total 5 bintang.

Untuk layanan transfer antarbank, Neu bukan yang pertama. Sebelumnya sudah ada OY! dan FLIP yang beroperasi sejak 2016 dan diunduh jutaan kali di Google Play dan App Store.

Lantas, apa yang ditawarkan Neu demi bersaing dengan mereka?

Baca Selengkapnya

Nyobain Oy Indonesia: Review Dalam Berbagai Gaya

gratis biaya transfer oy indonesia
Gambar ini ngambil di website Oy!

Akhirnya nyobain Oy Indonesia. Waktu mikirin opening buat tulisan ini, saya keinget artikel di blog Eka Kurniawan yang ngebahas buku Raymond Queneau berjudul Exercise in Style. 

Buku itu isinya satu adegan doang: seorang cowok naik bus, doi kesel sama penumpang lain, dua jam kemudian doi ketemu temen yang nyaranin doi nambahin kancing mantelnya.

Ceritanya ngasal, ya? Nggak usah dipikirin. Karena yang istimewa adalah adegan itu ditulis dengan 99 gaya berbeda.

Nah, gimana kalo saya nyoba bahas kelebihan dan kekurangan Oy Indonesia dengan banyak gaya?

Baca Selengkapnya