Bye, Bank Net Syariah. Welcome, Bank Aladin Syariah.

Bank Aladin Syariah

Bank Net Syariah ganti nama lagi. Kini, bank itu bernama Bank Aladin Syariah. Keputusan itu mengacu pada hasil RUPSLB pada Rabu, 7 April 2021.

Gak cuma ganti nama, ternyata jajaran direksinya juga dirombak. Dyota Marsudi, putra dari Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, kini menjabat sebagai Presiden Direktur.

Doyan gonta-ganti nama: Pergantian nama ini adalah yang kedua dalam kurun dua tahun dan kelima kali sejak bank berdiri pada 1994.

Kronologi nama — 🏁 Maybank Nusa International (1994), 🏃 Bank Maybank Indocorp (2000), 🌠 Bank Maybank Syariah Indonesia (2010, bank mulai beroperasi dengan prinsip syariah), 🕌 Bank Net Syariah (2019), dan 🧞 Bank Aladin Syariah (2021).

Nama Aladin dipandang sebagai brand yang memenuhi kriteria ramah di telinga publik, gampang diingat, punya asosiasi positif, dan gak eksklusif.

“Jika dilihat suku katanya, Aladin memiliki arti yang mendalam. Ala berarti dengan atau di atas, sedangkan Din berarti way of life atau faith,” ujar Dyota seperti dikutip Bisnis, 9 April 2021.

Sebelumnya, Bank Maybank Syariah Indonesia berganti nama menjadi Bank Net Syariah pada 9 Februari 2020 setelah diakuisisi NTI Global Indonesia dan Berkah Anugerah Abadi.

Situs baru: Jika kamu mengunjungi situs Bank Net Syariah sekarang, kamu bakal disambut tulisan “SOMETHING BIG IS COMING” yang saat diklik bakal membawamu ke situs lain beralamat aladinbank.id.

Situs baru itu menggunakan warna dominan hijau menyala dengan aksen biru yang terasa berani dan dinamis. Pilihan warna yang keren.

Menurut deskripsi situs itu, Bank Aladin Syariah bakal dikembangkan menjadi “a next-gen, digital-first Sharia finance platform for the modern Indonesian.”

Mungkin Bank Aladin bakal mengubah wajah perbankan syariah menjadi lebih modern dan muda?

9 pemikiran pada “Bye, Bank Net Syariah. Welcome, Bank Aladin Syariah.”

Tinggalkan Balasan